Menjaga kesehatan paru-paru bukan hanya soal menghindari polusi udara. Bagi ibu yang multitasking, paru-paru yang sehat adalah kunci agar tetap bertenaga mengurus anak, suami, dan pekerjaan. Sayangnya, kesibukan sering membuat kita lupa merawat organ pernapasan ini. Padahal, ada banyak cara mudah yang bisa dilakukan tanpa menguras waktu.

1. Rutin Bergerak dengan Olahraga Ringan

Paru-paru membutuhkan otot dada yang kuat agar bisa memompa udara dengan optimal. Cukup luangkan 20-30 menit sehari untuk aktivitas kardiovaskular seperti jalan cepat, naik tangga, atau senam aerobik ringan. Menurut Albert Rizzo, MD, dari American Lung Association, menjaga kebugaran otot sangat penting untuk kekuatan paru-paru. Jalan kaki di tanjakan atau menambahkan gerakan aerobik ke latihan kekuatan juga bisa jadi pilihan.

2. Cukupi Asupan Vitamin D

Vitamin D tidak hanya baik untuk tulang, tapi juga paru-paru. Kekurangan vitamin ini bisa menurunkan fungsi paru-paru dan mengubah strukturnya. Ibu bisa mendapatkan vitamin D dari ikan berlemak, kuning telur, keju, atau suplemen. Ini sangat penting terutama jika memiliki kondisi seperti asma atau PPOK.

3. Latih Pernapasan untuk Redakan Stres

Stres dapat mengganggu sistem pernapasan. Latihan pernapasan dalam seperti pernapasan diafragma, pernapasan kotak, atau pernapasan bibir mengerucut bisa membantu meningkatkan kapasitas paru-paru dan menenangkan saraf. Kelley Gren, instruktur meditasi, menyarankan untuk fokus pada tarikan dan embusan napas selama hitungan empat. Saat stres melanda, cobalah teknik ini untuk kembali tenang.

4. Tidur yang Cukup dan Berkualitas

Kurang tidur melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga ibu lebih rentan terhadap infeksi pernapasan. Meski mekanismenya belum pasti, para ahli sepakat bahwa tidur cukup sangat penting untuk perbaikan tubuh, termasuk otot-otot pernapasan. Usahakan tidur 7-8 jam setiap malam agar paru-paru tetap sehat.

5. Jangan Tunda Mengatasi Gejala

Gejala seperti batuk, sesak, atau alergi jangan dibiarkan. Segera atasi dengan antihistamin untuk alergi, atau inhaler dan kortikosteroid untuk asma. Penanganan dini menjaga fungsi paru-paru dan mencegah komplikasi serius. Jika ibu memiliki kondisi kronis, konsultasikan dengan dokter untuk penanganan yang tepat.

6. Hindari Kebiasaan Buruk

Merokok dan vaping jelas harus dihindari. Selain itu, waspadai paparan asap perapian, kompor kayu, atau polusi udara. Saat berolahraga, pilih tempat dengan udara bersih. Jangan lupa cuci tangan, hindari kontak dengan orang sakit, dan lengkapi vaksinasi untuk perlindungan ekstra.

Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan sederhana ini, ibu bisa menjaga paru-paru tetap sehat dan optimal. Ingat, kesehatan paru-paru adalah investasi untuk bisa terus aktif mendampingi keluarga. Mulailah dari langkah kecil hari ini!

Reporter: Salsabila Wahyudi